PONOROGO (JAWA TIMUR), hitsnasional.com – Misni (65), seorang petani asal Dukuh Glagahombo, Desa Nampan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, ditemukan meninggal dunia akibat tersengat listrik di sawahnya sendiri, Kamis (29/1/2026) pagi.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.45 WIB di area persawahan di belakang rumah warga. Arus listrik diketahui mengalir dari rumah korban menuju mesin sumur sibel di tengah sawah. Kabel penghubungnya ditemukan dalam kondisi terkelupas.
Supriadi, petani yang saat itu sedang menyemprot padi, mengaku mendengar teriakan peringatan dari Lasimin. Saat mendekat ke lokasi, Misni sudah tergeletak telungkup menghadap ke selatan. Kaki kanannya terlilit kabel listrik yang masih bertegangan.
Korban sempat dievakuasi ke rumah dalam kondisi masih hidup. Namun, nyawanya tidak tertolong. Beberapa saat kemudian, korban dinyatakan meninggal dunia.
Polisi menemukan kabel sepanjang sekitar tiga meter di lokasi kejadian. Kabel mesin sibel tersebut dalam kondisi terkelupas. Diduga, lapisan pelindung kabel rusak akibat gigitan tikus.
“Arus listrik mengalir langsung dari rumah korban ke mesin sibel,” kata Kapolsek Sukorejo IPTU Agus Tri Cahyo Wiyono.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya luka bakar di telapak tangan kanan korban yang diduga akibat sengatan listrik. Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban. Peristiwa tersebut dinyatakan sebagai kecelakaan.
Kapolsek Sukorejo mengimbau para petani agar lebih waspada dalam menggunakan instalasi listrik di lahan pertanian. Kabel listrik perlu diperiksa secara berkala dan diberi pelindung.
“Pastikan aliran listrik dalam kondisi mati saat pengecekan, terutama di area basah,” ujarnya.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa kelalaian terhadap instalasi listrik dapat berakibat fatal, terlebih di lingkungan lembap seperti area persawahan.














