Example floating
Example floating
RiauRokan HuluTNI/POLRI

Polsek Rokan IV Koto Kawal Budidaya Jagung Berkelanjutan di Desa Lubuk Bendahara Timur, Perkuat Swasembada Pangan Nasional”

Hits Nasional
×

Polsek Rokan IV Koto Kawal Budidaya Jagung Berkelanjutan di Desa Lubuk Bendahara Timur, Perkuat Swasembada Pangan Nasional”

Sebarkan artikel ini

Rokan Hulu|hitsnasional.com – Terwujudnya swasembada pangan nasional tidak hanya bergantung pada peningkatan luas tanam dan hasil produksi, tetapi juga pada tersedianya pupuk yang tepat waktu dan tepat sasaran, peningkatan kualitas hasil panen, serta upaya pengurangan kehilangan hasil panen (losses) yang selama ini menjadi salah satu tantangan dalam sektor pertanian. Melalui langkah tersebut, produktivitas pertanian dapat terus ditingkatkan guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan Pemerintah Republik Indonesia, Polsek Rokan IV Koto melaksanakan kegiatan pemantauan perkembangan tanaman jagung di Desa Lubuk Bendahara Timur, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu, Jumat (19/06/2026).

Kegiatan pemantauan dilakukan pada lahan jagung seluas kurang lebih satu hektare yang dikelola masyarakat setempat. Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung yang berusia sekitar 25 hari menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik dan berkembang sesuai dengan fase pertumbuhannya. Meski ditemukan sebagian daun tanaman mengalami gangguan hama, kondisi tersebut masih dalam tahap yang dapat dikendalikan melalui perawatan dan pengawasan yang berkelanjutan.

Pemantauan ini merupakan bagian dari upaya mendorong keberhasilan budidaya jagung sebagai salah satu komoditas strategis nasional. Selain memastikan perkembangan tanaman berjalan optimal, kegiatan tersebut juga bertujuan mendukung pemanfaatan sarana produksi pertanian secara efektif, termasuk penggunaan pupuk yang tepat waktu dan tepat sasaran sehingga tanaman memperoleh unsur hara yang dibutuhkan pada setiap fase pertumbuhan.

Ketersediaan pupuk yang memadai dan penyaluran yang tepat menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas lahan serta menghasilkan panen yang berkualitas. Dengan dukungan pemupukan yang baik, tanaman dapat tumbuh lebih sehat, memiliki daya tahan yang lebih kuat terhadap gangguan lingkungan, dan berpotensi menghasilkan produksi yang lebih tinggi.

Selain peningkatan produksi, perhatian juga diarahkan pada peningkatan kualitas hasil panen dan pengurangan kehilangan hasil panen (losses), baik pada saat proses budidaya, panen, maupun pascapanen. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung swasembada pangan nasional karena setiap hasil produksi yang berhasil diselamatkan akan memberikan kontribusi nyata terhadap ketersediaan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani.

Kapolsek Rokan IV KotoIPTU Dodi Ripo Saputra, S.H., M.H., menyampaikan bahwa keberhasilan mewujudkan swasembada pangan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, termasuk petani, pemerintah, dan aparat pendamping di lapangan.

“Pemantauan yang dilakukan merupakan bentuk dukungan Polri terhadap sektor pertanian. Kami berharap melalui pengelolaan pertanian yang baik, didukung ketersediaan pupuk yang tepat waktu dan tepat sasaran, kualitas hasil panen dapat terus meningkat dan kehilangan hasil panen dapat ditekan sehingga mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional yang berkelanjutan,” ujar Kapolsek Rokan IV Koto.

Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung diperkirakan akan memasuki masa panen pada pertengahan September 2026. Dengan kondisi pertumbuhan yang baik dan perawatan yang berkelanjutan, hasil panen diharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan produksi pangan daerah sekaligus mendukung agenda besar swasembada pangan nasional.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *