Example floating
Example floating
RiauRokan HuluTNI/POLRI

Polsek Rokan IV Koto Pantau Tanaman Jagung di Cipang Kiri Hilir, Perkuat Kemandirian Pangan Menuju Swasembada Nasional

Hits Nasional
×

Polsek Rokan IV Koto Pantau Tanaman Jagung di Cipang Kiri Hilir, Perkuat Kemandirian Pangan Menuju Swasembada Nasional

Sebarkan artikel ini

ROKAN HULU | hitsnasional.com- Polsek Rokan IV Koto terus memperkuat komitmennya dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional melalui pemantauan rutin perkembangan tanaman jagung di Desa Cipang Kiri Hilir, Kecamatan Rokan IV Koto.

Pemantauan yang dilaksanakan pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 11.45 WIB tersebut menyasar lahan jagung seluas kurang lebih satu hektare sebagai bagian dari peran aktif Polri dalam mendampingi sektor pertanian. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman tetap optimal sekaligus memperkuat kemandirian pangan sebagai fondasi menuju swasembada pangan nasional.

Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung telah berumur sekitar 68 hari dengan kondisi pertumbuhan yang secara umum baik. Sebagian besar tanaman telah dipupuk sehingga menunjukkan perkembangan yang optimal. Meski demikian, personel Polri masih menemukan sebagian kecil tanaman terdampak serangan hama hingga mengalami kematian. Kondisi tersebut akan terus dipantau sebagai bagian dari upaya menjaga produktivitas lahan pertanian.

Kapolsek Rokan IV Koto Iptu Dodi Ripo, S.H., M.H.,menegaskan bahwa pemantauan berkala merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam mendukung produktivitas pertanian sekaligus mengawal program swasembada pangan nasional agar berjalan secara berkelanjutan.

“Kemandirian pangan harus dibangun dari desa melalui sektor pertanian yang produktif. Karena itu, Polri akan terus mendampingi para petani, memantau perkembangan tanaman, serta mendorong terciptanya hasil panen yang optimal sebagai kontribusi nyata menuju swasembada pangan nasional,” tegas Kapolsek.

Apabila perkembangan tanaman tetap berjalan sesuai harapan, lahan jagung tersebut diproyeksikan memasuki masa panen pada pertengahan September 2026. Keberhasilan panen diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketersediaan pangan, serta memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan petani.

Kegiatan pemantauan berakhir sekitar pukul 12.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *