Example floating
Example floating
DPRDKetenagakerjaanPemerintahanRokan Hulu

Gelombang Massa Mengguncang Gedung DPRD! Buruh PT MAN Desak Solusi Cepat

Hits Nasional
687
×

Gelombang Massa Mengguncang Gedung DPRD! Buruh PT MAN Desak Solusi Cepat

Sebarkan artikel ini

 

Pasir Pengaraian|Rohul, hitsnasional.com – Suasana tegang kembali mewarnai gedung DPRD Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (19/8/2025). Ratusan karyawan PT. Merangkai Artha Nusantara (PT MAN) berbondong-bondong mendatangi kantor wakil rakyat tersebut, menuntut kejelasan nasib setelah dua pekan tanpa pekerjaan akibat polemik pembangunan jalan yang tak kunjung terselesaikan.

Dengan suara lantang, para pekerja menyuarakan kekecewaan mereka. “Kami sudah dua minggu tidak bekerja, dapur kami tidak lagi berasap! Jangan hanya janji-janji!” teriak salah seorang orator, menyulut semangat massa yang hadir. Mereka menagih janji Wakil Bupati Rohul yang sebelumnya berkomitmen untuk turun tangan.

Para buruh menegaskan aksi mereka bukan sekadar unjuk rasa biasa, melainkan bentuk jeritan hati karena kehilangan sumber penghidupan. Mereka menuntut DPRD dan Pemkab Rohul segera memediasi persoalan yang melibatkan perusahaan, desa, dan pemerintah. “Kami akan bertahan sampai ada keputusan nyata,” tegas salah satu perwakilan karyawan.

Ketegangan perlahan mencair setelah Wakil Ketua DPRD Rohul, H. Sumiartini, turun langsung menemui massa. Ia berjanji DPRD akan segera menjadwalkan pertemuan dengan seluruh pihak terkait, mulai dari Pemdes Bangun Jaya, manajemen PT MAN, hingga Pemkab Rohul. “Kami akan tindaklanjuti aspirasi saudara-saudara. Semua pihak akan kami panggil agar solusi terbaik segera ditemukan,” ujar Sumiartini di hadapan ribuan mata yang menunggu kepastian.

Sementara itu Humas PT MAN, Hafis, menyambut positif langkah DPRD. “Alhamdulillah, kami disambut dengan baik. DPRD sudah memberikan rekomendasi dan mendukung pembentukan tim khusus yang akan mendampingi proses pembukaan jalan,” ungkapnya.

Aksi massa akhirnya bubar tertib menjelang sore hari, setelah mendapatkan kepastian adanya tindak lanjut resmi dari DPRD. Ruang mediasi yang sebelumnya penuh ketegangan kini meninggalkan secercah harapan, meski para karyawan tetap menegaskan akan terus mengawal proses hingga janji benar-benar ditepati.*

 

Jurn/DK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *