Example floating
Example floating
AdvertorialJawa TimurPemerintahan

DBHCHT 2025: Petani Empat Kecamatan di Ngawi Terima Bantuan Bibit Cengkeh

Admin
×

DBHCHT 2025: Petani Empat Kecamatan di Ngawi Terima Bantuan Bibit Cengkeh

Sebarkan artikel ini

NGAWI (JAWA TIMUR), hitsnasional.com – Upaya meningkatkan kesejahteraan petani terus dilakukan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi. Salah satunya melalui sosialisasi program Pembinaan Lingkungan Sosial yang berkaitan dengan bantuan bibit cengkeh. Program ini merupakan bagian dari Kegiatan Pengawasan Penggunaan Sarana Pertanian Tahun Anggaran 2025 yang dibiayai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2025.

Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung di Agro Techno Park Ngrambe, Selasa (18/11/25). Hendro Budi Suryawan, SP, M.M, selaku Penanggung Jawab Kegiatan Bidang Perkebunan dan Hortikultura, hadir sekaligus membuka agenda tersebut. Acara diikuti oleh para petani yang berasal dari empat kecamatan, yakni Sine, Ngrambe, Jogorogo, dan Kendal.

Pada kesempatan itu, peserta menerima penjelasan mengenai Program Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat melalui Pembinaan Lingkungan Sosial sebagaimana diatur dalam PMK Nomor 72 Tahun 2024. Ketentuan tersebut memungkinkan DBHCHT digunakan untuk menyalurkan bantuan sarana budidaya tanaman non-tembakau, termasuk bibit dan pupuk cengkeh.

Sebanyak 15 kelompok tani dari wilayah atas telah mengajukan permohonan untuk mendapatkan bantuan tersebut. Usulan ini menjadi dasar pengalokasian sarana budidaya, sejalan dengan aturan terbaru yang memperbolehkan DBHCHT dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan tanaman bernilai ekonomi tinggi di luar komoditas tembakau.

Wilayah Ngawi, khususnya kawasan lereng Gunung Lawu, diketahui memiliki potensi besar dalam pengembangan tanaman cengkeh. Melalui pemberian bibit unggul dan pupuk, pemerintah berharap produksi, produktivitas, serta kualitas hasil panen dapat meningkat signifikan. Dengan teknik budidaya yang tepat, pendapatan petani pun diharapkan ikut terdongkrak.

Selain materi teknis budidaya, sosialisasi juga membahas pembinaan kelompok tani, tata cara penanaman hingga perawatan tanaman cengkeh, serta penguatan kelembagaan petani. Program ini ditargetkan mampu memacu komitmen para petani di empat kecamatan tersebut untuk terus mengembangkan produksi cengkeh dalam negeri. (ADV)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *