Example floating
Example floating
LapasPekanbaru

Pernikahan Itu Sakral, Ini Pesan Kalapas untuk Petugas Lapas Pekanbaru yang Jalani Sidang Pranikah

Admin
83
×

Pernikahan Itu Sakral, Ini Pesan Kalapas untuk Petugas Lapas Pekanbaru yang Jalani Sidang Pranikah

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU, hitsnasional.com – Pernikahan adalah bersatunya dua insan yang berbeda, yaitu laki-laki dan perempuan, yang menjalin ikatan melalui perjanjian atau akad. Sejatinya, pernikahan merupakan salah satu proses perjalanan hidup yang sakral bagi setiap insan.

Hari ini, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru kembali menggelar sidang pranikah terhadap satu orang petugas beserta pasangannya, Rabu (9/4/2025). Bertempat di Ruang Sekretariat WBBM Lapas Kelas IIA Pekanbaru, sidang pranikah diikuti oleh Dodi Adi Chandra Anak Ampun dan Irma Yana Manik.

Kegiatan diawali dengan sepatah dua patah kata dari masing-masing pasangan, sebagai bentuk perkenalan kepada institusi Lapas Kelas IIA Pekanbaru. Acara dilanjutkan dengan penyampaian arahan dan pesan dari Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Erwin Fransiskus Simangunsong, bersama beberapa pejabat struktural. Dalam arahannya, Erwin menyampaikan makna mendalam tentang arti sebuah pernikahan.

“Sejatinya, setiap petugas yang akan melangsungkan pernikahan otomatis menjadi bagian dari keluarga besar Lapas Pekanbaru. Tentunya, kebahagiaan ini adalah milik bersama. Sebentar lagi kalian akan mengikat janji dan memasuki jenjang kehidupan yang berbeda. Ketika kalian mengucapkan akad, itu berarti kalian telah membuat janji kepada pasangan. Tepati dan jalani janji itu dengan sebaik-baiknya,” pesan Erwin.

Erwin juga menambahkan pentingnya peran seorang istri dalam memahami tugas suaminya, terlebih jika suami bekerja di lingkungan Lapas yang merupakan objek vital. Kalapas menekankan bahwa istri harus memahami bahwa jam kerja petugas pemasyarakatan tidak hanya mengikuti waktu kerja formal, tetapi juga mencakup waktu insidental yang menuntut kesiapan setiap saat.

Setelah resmi menjadi pasangan petugas pemasyarakatan, istri dari petugas wajib mengikuti kegiatan Dharma Wanita yang ada di Lapas Kelas IIA Pekanbaru. Kegiatan ditutup dengan penyerahan tanaman sebagai simbol kasih sayang. Tanaman tersebut melambangkan bahwa hubungan dalam pernikahan harus terus dirawat dan dijaga agar tetap tumbuh subur dan langgeng.

Sumber: Humas Lapas Kelas IIA Pekanbaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *