ROKAN HULU | hitsnasional.com- Keamanan dan kenyamanan di Pasar Modern Pasir Pengaraian kembali menjadi sorotan. Sejumlah pengunjung dan pedagang mengeluhkan dugaan kehilangan barang belanjaan yang disebut terjadi berulang, sekaligus mempertanyakan pengawasan parkir, CCTV, kebersihan dan mekanisme pengaduan.
Keluhan kembali mencuat setelah kejadian pada Sabtu (8/8/2026) pagi. Sejumlah warga mengaku kehilangan barang yang ditinggalkan di kendaraan saat berbelanja.
“Saya belanja, baru ditinggal sebentar ke atas, sudah hilang semua yang ada di kendaraan saya,” ujar salah seorang warga.
Menurut keterangan sejumlah pedagang, kejadian serupa sebelumnya juga dialami pengunjung lain dengan kerugian sekitar Rp1 juta. Kondisi ini membuat warga mempertanyakan efektivitas sistem keamanan dan pengawasan di kawasan pasar.
Sistem parkir turut disorot. Petugas disebut melakukan pencatatan kendaraan dan penarikan tiket parkir, namun pengunjung mempertanyakan mekanisme penanganan apabila terjadi kehilangan.
Ketersediaan CCTV juga menjadi perhatian. Warga berharap kamera pengawas menjangkau titik strategis seperti pintu masuk, pintu keluar dan area parkir sehingga dapat membantu pencegahan maupun penelusuran apabila terjadi kehilangan.
Selain keamanan, kebersihan sejumlah area penjualan dan kawasan pemotongan ayam juga dikeluhkan karena terkadang menimbulkan bau yang mengganggu kenyamanan.
“Harapan kami pengamanan diperkuat, CCTV ditambah, pengawasan parkir diperjelas, kebersihan ditingkatkan dan tersedia mekanisme pengaduan yang jelas,” ujar sejumlah pedagang saat ditemui wartawan, Senin (10/8/2026) siang.
Pedagang juga berharap petugas keamanan menggunakan rompi atau identitas khusus agar mudah dikenali, terutama di pintu masuk, pintu keluar dan area parkir.
Warga meminta pengelola Pasar Modern Pasir Pengaraian memberikan penjelasan terbuka mengenai sistem keamanan, titik CCTV, pengawasan parkir dan prosedur penanganan laporan kehilangan.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Rokan Hulu Jaya, Imran Tambusai, SE, MM, telah dikonfirmasi melalui WhatsApp terkait keluhan tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan. Ruang klarifikasi tetap terbuka bagi pihak pengelola.
Editor: Alfian Top
Sumber: Ermiza














