ROKAN HULU | hitsnasional.com-Polsek Tambusai Utara mendorong peningkatan produksi jagung pipil sebagai salah satu komoditas pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan di wilayahnya.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui pengecekan dan pendampingan tanaman jagung pipil jenis monokultur di lahan ketahanan pangan Desa Suka Damai, Kecamatan Tambusai Utara, Kamis (20/8/2026).
Bhabinkamtibmas Desa Suka Damai Aipda Heri Parnanda bersama Andri Purnomo dan Fathur Rohman, anggota BPD Suka Damai, turun langsung memantau perkembangan tanaman di lahan seluas satu hektare yang berada di RT 02/RW 04, Dusun Bukit Sari.
Tanaman jagung yang ditanam pada 18 Juni 2026 tersebut kini berusia 62 hari dan dijadwalkan memasuki masa panen pada 21 September 2026. Dalam pengecekan, Bhabinkamtibmas turut membantu petani melakukan perawatan dan memastikan pertumbuhan tanaman berjalan baik. Tidak ditemukan kendala berarti dalam proses pemeliharaan.
Kapolsek Tambusai Utara AKP Heri Yuliardi, S.Tr.K., S.I.K., M.H., mengatakan pengembangan jagung pipil menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan produksi komoditas pertanian sekaligus mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
“Jagung pipil merupakan salah satu komoditas pertanian yang terus kami dorong pengembangannya. Melalui pendampingan secara langsung, kami ingin memastikan petani mendapat dukungan dalam proses budidaya hingga panen, sehingga produksi pertanian dapat meningkat dan memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan,” ujar AKP Heri Yuliardi.
Pendampingan tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran Polri dalam mendukung petani sekaligus memperkuat sinergi bersama pemerintah desa dan masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian.
Pengembangan jagung pipil di lahan tersebut diharapkan mampu menghasilkan panen yang optimal serta ikut meningkatkan produktivitas komoditas pertanian di Desa Suka Damai.
Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, Polsek Tambusai Utara berkomitmen mendukung program pemerintah dalam aspek ketahanan pangan melalui peningkatan produksi komoditas pertanian, khususnya jagung pipil.














