ROKAN HULU | hitsnasional.com- Menanam bukan akhir dari proses. Memastikan tanaman tetap terawat hingga menghasilkan menjadi perhatian Polsek Rokan IV Koto dalam mendukung Swasembada Pangan Nasional melalui pemantauan tanaman jagung di Desa Tanjung Medan, Kecamatan Rokan IV Koto, Kamis (13/8/2026).
Lahan seluas kurang lebih 1 hektare tersebut kini ditanami jagung yang telah berusia sekitar 19 hari. Dari hasil pemantauan, pertumbuhan tanaman terpantau baik.
Memasuki fase awal pertumbuhan, pemeliharaan menjadi perhatian utama. Perawatan secara rutin diperlukan untuk menjaga kondisi tanaman sekaligus mendeteksi lebih dini berbagai gangguan yang berpotensi menghambat pertumbuhan hingga masa panen.
Kapolsek Rokan IV Koto Iptu Dodi Ripo, S.H., M.H.mengatakan keberhasilan pertanian tidak hanya ditentukan oleh proses penanaman, tetapi juga konsistensi dalam merawat tanaman.
“Menanam adalah langkah awal, tetapi menjaga tanaman sampai menghasilkan merupakan bagian yang tidak kalah penting. Karena itu, kami mendorong petani untuk rutin melakukan pemeliharaan, memperhatikan pertumbuhan tanaman, menjaga kebersihan lahan serta segera mengambil langkah apabila ditemukan gangguan yang dapat menghambat pertumbuhan. Polri melalui jajaran kewilayahan akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan petani agar tanaman dapat tumbuh optimal hingga masa panen,” ujar Kapolsek Rokan IV Koto.
Polri melalui Polsek Rokan IV Koto terus mendorong keterlibatan aktif petani dalam menjaga tanaman selama masa pertumbuhan. Pemantauan dilakukan bukan sekadar memastikan kondisi lahan, tetapi juga membangun komunikasi agar setiap persoalan yang muncul dapat diketahui lebih awal dan ditindaklanjuti bersama.
Langkah tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap Swasembada Pangan Nasional, dengan menjaga lahan produktif tetap terawat dan mendorong setiap tanaman yang ditanam mampu memberikan hasil maksimal.
Dengan pertumbuhan yang saat ini berjalan baik, tanaman jagung tersebut diperkirakan memasuki masa panen pada akhir November 2026. Konsistensi pemeliharaan diharapkan dapat menjaga produktivitas lahan sekaligus menambah pasokan pangan dari tingkat desa.
Pemantauan berlangsung sekitar pukul 10.00 hingga 11.00 WIB dan berjalan aman serta kondusif.














