KAMPAR KIRI (KAMPAR), hitsnasional.com – Pemerintah Kabupaten Kampar kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Daerah Pemilihan (Dapil) VI yang diikuti oleh Kecamatan Kampar Kiri, Kampar Kiri Hilir, Kampar Kiri Tengah, Gunung Sahilan, dan Kampar Kiri Hulu. Kegiatan ini merupakan tahapan penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kampar Tahun 2027, Kamis (29/1/2026).
Musrenbang RKPD Dapil VI tersebut dibuka langsung oleh Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., didampingi Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kampar Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si., serta anggota DPRD Kampar Dapil VI, yakni Habiburahman dari Fraksi PPP, Eko Sutrisno dari Fraksi NasDem, dan Sukardi dari Fraksi PKB.
Turut hadir pula kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat dari lima kecamatan, unsur Forkopimcam, kepala desa, ninik mamak, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Anggota DPRD Kampar Dapil VI dari Fraksi NasDem, Eko Sutrisno, menyampaikan bahwa forum Musrenbang merupakan ruang untuk menyinkronkan aspirasi masyarakat agar dapat dirumuskan menjadi program pembangunan yang terarah, terukur, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Forum ini tentunya berfungsi sebagai ruang sinkronisasi aspirasi masyarakat agar dapat dirumuskan menjadi program pembangunan yang terarah, terukur, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Eko.
Sementara itu, anggota DPRD Kampar Dapil VI dari Fraksi PPP, Habiburahman, memaparkan kondisi umum wilayah serta rekapitulasi usulan prioritas hasil Musrenbang di lima kecamatan tahun 2026 yang diusulkan untuk pembiayaan melalui APBD Kabupaten Kampar Tahun 2027.
Menurutnya, prioritas pembangunan tahun 2027 harus dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam pembangunan infrastruktur sekolah, peningkatan layanan kesehatan, serta perbaikan infrastruktur jalan.
“Harapannya, Musrenbang ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi arah pembangunan yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat,” kata Habiburahman.
Hal senada juga disampaikan Sukardi dari Fraksi PKB yang menyoroti kondisi aula Kantor Camat Kampar Kiri. Ia menyebutkan bahwa gedung tersebut kerap digunakan masyarakat untuk berbagai kegiatan seperti pertemuan, pernikahan, dan kegiatan sosial lainnya.
Menurutnya, selain perbaikan aula kantor camat, pembangunan infrastruktur jalan dan fasilitas pendidikan juga perlu mendapat perhatian serius.
Dalam sambutannya, Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar menegaskan bahwa prioritas pembangunan dalam Musrenbang RKPD Dapil VI harus jelas dan berbasis pada kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar keinginan.
Ia juga menekankan pentingnya sinkronisasi antara desa, kecamatan, dan pemerintah kabupaten agar tidak terjadi tumpang tindih program pembangunan.
“Tentunya sinkronisasi antar desa, kecamatan, dan kabupaten harus diperkuat agar tidak terjadi tumpang tindih program,” ujarnya.
Bupati juga berharap aula Kantor Camat di wilayah Kampar Kiri dapat segera direhabilitasi guna memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.
Selain itu, ia mengingatkan seluruh OPD agar menjadikan hasil Musrenbang sebagai rujukan utama dalam penyusunan RKPD.
“Saya berharap pembangunan di Dapil VI berjalan merata, adil, dan berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat merasakan langsung manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka, jujur, dan bertanggung jawab.
“Melalui Musrenbang ini, sampaikanlah aspirasi secara terbuka, jujur, dan bertanggung jawab. Semoga apa yang kita rumuskan hari ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan Kabupaten Kampar yang maju dan sejahtera,” tutupnya.***














