Example floating
Example floating
NatunaTNI/POLRI

Cegah Judi dan Perdagangan Orang, Polres Natuna Gencar Edukasi Warga Perbatasan

Admin
17
×

Cegah Judi dan Perdagangan Orang, Polres Natuna Gencar Edukasi Warga Perbatasan

Sebarkan artikel ini

NATUNA (KEPRI), hitsnasional.com – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) bersama Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Natuna dan unsur terkait terus menggencarkan sosialisasi tentang bahaya perjudian di wilayah perbatasan pada Jumat (21/3/2025).

Kapolres Natuna AKBP Nanang Budi Santosa, S.I.K., melalui Kasat Binmas AKP Rifi Hamdani Sitohang, S.Sos., mengatakan kegiatan tersebut digelar di Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur. Sosialisasi ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang dampak negatif perjudian yang tidak hanya merusak perekonomian keluarga, tetapi juga berpotensi menimbulkan tindak pidana lain yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.

Selain itu, dalam sosialisasi tersebut juga disampaikan pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak-anak sebagai kelompok rentan yang harus dijaga dari berbagai bentuk eksploitasi, termasuk tindak perdagangan orang. Polres Natuna mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam upaya pencegahan dengan memberikan informasi sekecil apa pun yang berpotensi menimbulkan masalah sosial dan kriminalitas.

Kasat Reskrim Iptu Richie Putra, S.H., M.H., menegaskan bahwa wilayah perbatasan utara Indonesia harus tetap aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Apalagi dalam momentum bulan suci Ramadan dan menjelang perayaan Idulfitri 1446 H, diharapkan masyarakat dapat hidup dengan tenang tanpa gangguan aktivitas ilegal seperti perjudian dan perdagangan orang.

“Kami akan terus membangun kebersamaan dengan masyarakat serta semua unsur terkait agar Natuna tetap menjadi wilayah yang kondusif. Mari kita bergandeng tangan dalam mewujudkan keamanan dan kenyamanan bersama,” ujar Iptu Richie Putra.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan bahaya perjudian dan perdagangan orang serta lebih proaktif dalam melaporkan setiap indikasi pelanggaran hukum demi terciptanya lingkungan yang lebih aman.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *