Rokan Hulu | hitsnasional.com – Polsek Kabun bersama pemerintah desa dan BUMDes melaksanakan monitoring perkembangan kesiapan lahan jagung pipil hibrida di Desa Batulangkah Besar, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (02/06/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan implementasi program ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi pemanfaatan lahan produktif di tingkat desa, guna mendorong peningkatan produksi pertanian berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.
Lahan ketahanan pangan seluas kurang lebih 1 hektar yang berlokasi di RT 007 RW 003 Dusun 03 Desa Batulangkah Besar saat ini telah menunjukkan progres kesiapan sekitar 60–70 persen. Tahapan pekerjaan telah memasuki fase lanjutan setelah pembersihan lahan, dan kini difokuskan pada pengolahan tanah sebagai persiapan akhir menuju masa tanam.
Sejumlah tahapan teknis yang akan dilaksanakan meliputi pembajakan tanah, rotari, serta pemberian pupuk dolomit dan pupuk kandang untuk meningkatkan kesuburan serta kualitas struktur tanah agar siap mendukung pertumbuhan optimal jagung pipil hibrida. Penanaman direncanakan berlangsung pada minggu ketiga Juni 2026 sesuai target operasional di lapangan.
Program ketahanan pangan nasional menjadi strategi pemerintah dalam menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas pangan secara berkelanjutan melalui penguatan produksi dalam negeri. Komoditas jagung menjadi salah satu fokus utama karena memiliki peran strategis dalam mendukung kebutuhan pangan dan pakan nasional.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Desa Batulangkah Besar AIPTU Togi MH Butar Butar, S.H., M.H., Ketua BUMDes Barokah Jaya Junaidi, S.P., serta pelaksana lapangan Surainita. Kehadiran unsur Polsek Kabun menjadi bagian dari peran aktif kepolisian dalam fungsi pengawasan, pendampingan, dan penguatan sinergi lintas sektor di tingkat desa.
Kapolsek Kabun AKP Efendi Lupino, S.H., M.E., menegaskan bahwa Polsek Kabun berkomitmen untuk terus mengawal setiap tahapan program ketahanan pangan di wilayah hukumnya secara berkelanjutan dan terukur.
“Polsek Kabun terus melakukan monitoring dan pendampingan terhadap perkembangan lahan ketahanan pangan di desa binaan. Progres yang saat ini telah mencapai tahap 60–70 persen menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat berjalan efektif dan terarah. Kami berharap program ini terus berlanjut hingga memberikan hasil yang optimal bagi masyarakat,” ujar Kapolsek.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa implementasi program ketahanan pangan di Desa Batulangkah Besar berjalan sesuai tahapan teknis, mulai dari pembersihan, pengolahan, hingga kesiapan tanam, dengan progres yang terukur dan terarah.
Sinergi antara Polsek Kabun, pemerintah desa, BUMDes, dan pelaksana lapangan menjadi faktor penting dalam memastikan program tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga menghasilkan output nyata dalam peningkatan produksi pertanian daerah.
Melalui penguatan sektor pertanian berbasis desa ini, diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas jagung, penguatan ekonomi masyarakat, serta stabilitas pangan di tingkat lokal secara berkelanjutan.














