ROKAN HULU, hitsnasional.com – Polsek Kunto Darussalam terus memperkuat dukungannya terhadap program swasembada pangan nasional melalui pendampingan budidaya jagung pipil hibrida unggul di Desa Pasir Luhur, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu.
Kegiatan pemantauan dilakukan pada Kamis (26/6/2026) oleh Bhabinkamtibmas Desa Pasir Luhur Bripka Ricardo Sibarani bersama pengelola BUMDes Sri Rejeki dan perangkat desa setempat. Monitoring dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal sehingga mampu menghasilkan panen yang berkualitas dan bernilai ekonomi bagi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan kondisi tanaman, pengukuran tinggi batang, serta pembersihan gulma yang berpotensi menghambat pertumbuhan jagung. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga produktivitas lahan sekaligus meningkatkan hasil panen petani.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung hibrida yang ditanam sejak 11 Mei 2026 telah berusia sekitar 46 hari. Pertumbuhannya terpantau cukup baik dengan tinggi rata-rata antara 30 hingga 50 sentimeter.
Selain itu, tingkat keberhasilan tumbuh tanaman mencapai sekitar 80 persen, menunjukkan potensi hasil panen yang menjanjikan apabila perawatan terus dilakukan secara optimal.
Penggunaan benih jagung hibrida unggul menjadi salah satu faktor utama yang mendukung pertumbuhan tanaman. Benih unggul dinilai mampu menghasilkan produktivitas yang lebih tinggi dibandingkan benih biasa, terutama jika didukung sistem perawatan dan pengawasan yang baik.
Kapolsek Kunto Darussalam AKP Joko Frasanta menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional.
“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan masyarakat, tetapi juga mendukung program swasembada pangan nasional. Melalui penggunaan benih unggul, perawatan yang optimal, dan pendampingan berkelanjutan, kami berharap produktivitas meningkat, kualitas panen semakin baik, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan swasembada pangan tidak hanya diukur dari luas lahan yang ditanami, tetapi juga dari kualitas hasil panen yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.
Polsek Kunto Darussalam berharap pendampingan yang dilakukan secara rutin dapat mendorong keberhasilan budidaya jagung hibrida di Desa Pasir Luhur dan menjadi contoh pemanfaatan benih unggul dalam meningkatkan produktivitas pertanian.
Sinergi antara Polri, pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah.***














