Example floating
Example floating
Jawa TimurMagetanTNI/POLRI

Talud Telaga Sarangan Amblas, Polisi dan BPBD Bergerak Cepat Selamatkan Korban, Delapan Motor Tercebur ke Danau

Admin
×

Talud Telaga Sarangan Amblas, Polisi dan BPBD Bergerak Cepat Selamatkan Korban, Delapan Motor Tercebur ke Danau

Sebarkan artikel ini

MAGETAN (JAWA TIMUR), hitsnasional.com – Kawasan wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, diguncang bencana alam pada Sabtu (17/01/2026) pagi. Talud penahan tanah di sisi selatan telaga dilaporkan amblas dan runtuh ke arah danau sekitar pukul 09.42 WIB, tepatnya di wilayah Dusun Ngluweng, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan.

Peristiwa itu terjadi secara tiba-tiba saat sejumlah pengunjung berada di atas talud tepi jalan. Korban diketahui tengah duduk santai sambil berfoto dan berbincang, tanpa menyadari kondisi tanah yang mulai labil. Seketika, permukaan tanah di bawahnya bergerak menurun dan amblas, menyeret korban ke bawah.

Korban sempat berusaha menyelamatkan diri, namun tanah disekitarnya kembali runtuh. Situasi panik tak terhindarkan ketika talud terus mengalami pergerakan dan sebagian badan jalan ikut ambrol ke arah Telaga Sarangan.

Tak hanya membahayakan pengunjung, amblasan tersebut juga menyeret kendaraan roda dua yang terparkir di tepi jalan. Tiga unit sepeda motor lebih dahulu jatuh ke dalam telaga, disusul empat unit lainnya setelah terjadi amblasan lanjutan. Total, delapan sepeda motor tercebur ke danau akibat kejadian tersebut.

Kapolsek Plaosan, AKP Agus Budi Witarno, membenarkan insiden itu. Ia menyatakan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Begitu mendapat laporan, anggota Pos Polisi Sarangan segera mendatangi lokasi kejadian dan bersama BPBD serta warga melakukan evakuasi korban,” ujar AKP Agus Budi Witarno di lokasi.

Korban kemudian dievakuasi dan dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.Kapolsek memastikan kondisi korban dalam keadaan sadar dan tidak mengalami luka serius.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Korban hanya mengalami syok dan sudah mendapat penanganan medis,” tambahnya.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, amblasnya talud diduga kuat akibat erosi tanah yang terus tergerus air Telaga Sarangan. Titik longsor diperkirakan membentang sepanjang kurang lebih 70 meter di sisi talud tepi jalan kawasan wisata tersebut.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp30 juta, terutama akibat kerusakan kendaraan roda dua yang tercebur ke dalam telaga. Hingga Sabtu siang, petugas gabungan dari Polsek Plaosan dan BPBD Magetan masih melakukan proses pencarian serta evakuasi kendaraan yang tenggelam.

Di akhir keterangannya, Kapolsek Plaosan mengimbau masyarakat dan wisatawan agar lebih berhati-hati, khususnya saat berada di kawasan rawan bencana.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengutamakan keselamatan, terutama di tengah potensi bencana hidrometeorologi yang masih tinggi,” pungkas AKP Agus Budi Witarno.(SGTA)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *