Example floating
Example floating
BudayaPemerintahanRiauRokan Hulu

Sinergi Disparbud Rokan Hulu dan Raja Rambah XI dalam Kajian Rencana Pembangunan Istana Raja Rambah untuk Pelestarian Budaya

Hits Nasional
×

Sinergi Disparbud Rokan Hulu dan Raja Rambah XI dalam Kajian Rencana Pembangunan Istana Raja Rambah untuk Pelestarian Budaya

Sebarkan artikel ini

ROKAN HULU, hitsnasional.com – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) terus memperkuat langkah pelestarian warisan budaya daerah melalui kajian rencana pembangunan Istana Raja Rambah sebagai bagian dari upaya pengembangan cagar budaya dan objek pemajuan kebudayaan di masa mendatang.

Sejalan dengan UU No. 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan. Langkah ini merupakan strategi pemerintah daerah dalam menjaga, menghidupkan kembali, serta mengembangkan nilai-nilai sejarah Raja Rambah sebagai salah satu peradaban penting di Kabupaten Rokan Hulu, sekaligus mempertegas identitas budaya masyarakat setempat.

Sebagai tahap awal, Disparbud Rokan Hulu bidang kebudayaan melaksanakan kegiatan kajian dan penelitian rencana pembangunan Istana Raja Rambah pada Jumat, 08/05/2026 pukul 09.00 WIB, bertempat di Kantor Disparbud Rokan Hulu.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Rokan Hulu, H. Helfiskar, S.H., M.H., Kepala Bidang Kebudayaan Zulfikal Padri, S.ST., M.Si., beserta jajaran. Hadir pula Raja Luhak Rambah XI Dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, bergelar Yang Dipertuan Besar, Raja Rokan IV Koto Tengku H. Endrizal, S.E., bergelar Sultan Mahkota Alam,Datuk Herman Harun Ketua LAM/LKA Kecamatan Rambah, Marjeni, S.E. bergelar Datuk Bendaro Kayo selaku Ketua Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya, Yusrizal KD, S.H. bergelar Datuk Paduko Bosa selaku Sekretaris Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Kabupaten Rokan Hulu, serta para pucuk suku dan unsur terkait lainnya.

Kajian ini difokuskan pada pengumpulan data historis, arkeologis, dan arsitektural sebagai dasar ilmiah dalam penyusunan rencana pembangunan. Data tersebut menjadi rujukan utama agar setiap langkah perencanaan dapat dilakukan secara terarah, akurat, autentik, serta tetap menjaga nilai-nilai sejarah yang hidup di tengah masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Rokan Hulu, H. Helfiskar, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kajian ini merupakan langkah strategis dalam pelestarian budaya daerah sekaligus penguatan sektor pariwisata berbasis sejarah.

“Istana Raja Rambah diharapkan menjadi landmark kebudayaan yang tidak hanya merepresentasikan nilai-nilai sejarah dan kebudayaan, tetapi juga menjadi ruang pelestarian cagar budaya serta penguatan adat istiadat daerah. Selain sebagai pusat edukasi dan penelitian sejarah, keberadaannya diharapkan mampu menjaga warisan leluhur tetap hidup secara turun-temurun, memperkokoh identitas budaya masyarakat, serta menjadi rujukan sejarah bagi generasi sekarang maupun yang akan datang,” ujarnya.

Sementara itu, Raja Luhak Rambah XI Dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M., bergelar Yang Dipertuan Besar, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah dan lembaga adat dalam menghidupkan kembali warisan leluhur.

“Kami menyambut baik dan penuh harapan atas langkah ini. Kajian ini bukan sekadar membahas aspek fisik, tetapi merupakan upaya menghidupkan kembali marwah sejarah, nilai-nilai adat, serta jati diri masyarakat Rambah yang diwariskan oleh para leluhur. Ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat kebanggaan kolektif serta memperkenalkan sejarah kepada generasi muda agar warisan budaya ini tetap hidup dan bermakna bagi masa depan,” ungkapnya.

Melalui kolaborasi ini, Disparbud Rokan Hulu bersama Raja Luhak Rambah XI berharap kajian rencana pembangunan Istana Raja Rambah dapat menjadi tonggak penting dalam pelestarian budaya, penguatan identitas daerah, serta pengembangan pariwisata berbasis sejarah.

Dengan demikian, Rokan Hulu menegaskan komitmennya sebagai daerah yang tidak hanya menjaga warisan sejarah, tetapi juga menghidupkannya kembali sebagai kekuatan budaya yang berkelanjutan dan membanggakan, serta memperkokoh nilai-nilai adat istiadat sebagai identitas luhur masyarakat Melayu Rokan Hulu yang diwariskan secara turun-temurun.***

Editor: Jurn/DK.
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *