PULAU LAWAS, BANGKINANG (KAMPAR), hitsnasional.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kabupaten Kampar Tahun 2026 masih berlangsung meriah, bertepatan dengan suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dan tradisi Hari Raya Enam. Pemerintah Kabupaten Kampar turut memeriahkan momentum tersebut dengan menggelar lomba pacu sampan yang melibatkan peserta dari seluruh kecamatan.
Perlombaan digelar di bawah Jembatan Waterfront City, Dusun Kampuong Godang, Desa Pulau Lawas, Kecamatan Bangkinang, Sabtu (4/4/2026). Sebanyak 25 tim ambil bagian dalam ajang olahraga tradisional yang telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat di sepanjang aliran Sungai Kampar.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kampar Ahmad Yuzar bersama Penjabat Sekretaris Daerah Kampar Ardi Mardiansyah, unsur Forkopimda, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Helmi, para kepala OPD, Camat Bangkinang, para camat se-Kabupaten Kampar, Kepala Desa Pulau Lawas, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan bahwa Sungai Kampar memiliki peran strategis dalam kehidupan masyarakat.
“Sungai Kampar ini bukan hanya sumber air, tetapi juga sumber ekonomi, budaya, dan potensi wisata yang harus kita jaga bersama. Melalui kegiatan seperti pacu sampan ini, kita ingin menghidupkan kembali peran sungai sebagai pusat aktivitas masyarakat,” ujar Ahmad Yuzar.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kelestarian sungai agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
“Jika kita rawat bersama, Sungai Kampar bisa menjadi penggerak ekonomi daerah, terutama bagi pelaku UMKM dan sektor pariwisata. Ini peluang yang harus kita manfaatkan dengan baik,” tambahnya.
Sementara itu, salah seorang pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan, Rina (35), mengaku merasakan dampak positif dari pelaksanaan pacu sampan tersebut.
“Alhamdulillah, sejak pagi dagangan saya lebih cepat habis. Biasanya tidak seramai ini. Kalau kegiatan seperti ini sering diadakan, tentu sangat membantu kami para pedagang kecil,” ujarnya.
Menurutnya, keramaian yang tercipta dari kegiatan budaya dan olahraga tradisional mampu meningkatkan pendapatan pelaku usaha lokal.
Pemerintah Kabupaten Kampar berharap, ke depan kawasan Sungai Kampar dapat dikembangkan sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah melalui sektor wisata sungai, kuliner, olahraga air, serta kegiatan budaya masyarakat.(ADV)














